Dalam proses belajar mengajar, guru harus menghibur muridnya sehingga tidak mudah jenuh dan bosan ketika menyampaikan pelajarannya. Bermain juga bisa sebagai media untuk mengeksplorasi keinginan dan cita-cita yang diidamkan anak. Bermain dapat digunakan sebagai wahana untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan dapat menimbulkan semangat dan motivasi. Dengan bermain diharapkan pembelajaran yang berl…
Belajar itu bisa dikatakan luas, boleh di sekolah, yang biasa dilakukan di dalam ruangan dan boleh juga dilakukan di luar ruangan sekolah misalnya di alam terbuka. Tergantung kita menjalankan cara pembelajaran tersebut agar siswa dapat belajar dengan senang dan menyenangkan. Intinya pembelajaran itu diharapkan agar siswa mampu, bisa dan ada kemauan untuk belajar di mana dan kapan pun mereka ber…
Istilah adab saat ini telah digunakan secara sempit dengan membataskannya hanya pada persoalan sikap sopan santun semata. Padahal menurut Attas, adab bukan hanya persoalan tata krama dan sopan santun secara lahir semata, melainkan lebih dulu adab merupakan suatu aksi di dalam batin manusia yang melibatkan organ batin manusia seperti akal, kalbu, jiwa, ruh. Cakupan makna adab sangatlah kompleks …
Gerakan literasi sekolah tidak sekedar jargon atau seremonial belaka. Ia harus betul-betul diimplementasikan di lingkungan sekolah dengan segala kraetivitasnya. Dua elemen penting dalam literasi adalah membaca dan menulis. Sekolah dapat dikatakan berhasil apabila kedua elemen ini bisa dilaksanakan secara bersamaan. Hal itulah yang dilakukan oleh sekolah SMA Negeri 1 Muara Batu Aceh Utara. Para …
Buku ini mengusung wacana interreligius baru atas khazanah tradisi Islam mulai dari bahasa, balaghah, fiqh, kalam, filsafat hingga tasawuf yang sepenuhnya mempostulasikan wacana Islam sebagai sebuah sistem. Karena itu, wujud Islam sama sekali tidak bisa dipahami sebagai serakan ide-ide atau pemikiran yang berantakan dan terpecah belah, melainkan sebagai sebuah kesatuan, yang menemukan bentuknya…
Dalam 30 tahun terakhir, dunia menyaksikan bangkitnya imperialisme ekonomi yang dilancarkan negara-negara Barat, negara eks kolonialis, lewat apa yang dinamakan globalisasi. IMF, bank dunia, dan WTO adalah tiga institusi pilar globalisasi. Mereka membangun sistem korporatokrasi yang berunsurkan korporasi besar, kekuatan politik pemerintah, lingkaran militer, perbankan dan keuangan internasional…