Top Books

Sebagai individu, manusia tidak bisa lepas dari lingkungan yang mengelilinginya. Interaksi antara dirinya dan lingkungan sekitar baik dengan orang lain maupun dengan alam, terjadi secara instingtif, perwujudan dirinya sebagai makhluk sosial. Dalam proses tersebut, komunikasi memainkan perannya sebagai jembatan yang menghubungkan satu ujung ke ujung yang lain, sebagai penyampai pesan dan makna dari satu sumber ke sumber yang  lain. Dari sinilah, buku ini mendasari teori komunikasi dalam rangkaian perbincangan sistematis dan komprehensif. Di awal perbincangan akan dipaparkan berbagai teori komunikasi dan individu serta peran komunikasi dalam kehidupan seseorang. Perbincangan tentang pesan, mulai dari perancangan, interpretasi sampai strategi penyampaiannya di bahas di bahas di bagian selanjutnya. Sebagai penutup rangkaian perbincangan tersebut dihadirkan paparan berkaitan dengan komunikasi dalam kelompok hingga komunikasi pada level massa.
Keterbatasan sumber daya insani untuk mengelola kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, kini telah menjadi keprihatinan bersama. Hal ini diyakini oleh karena kurangnya kepercayaan diri, inovasi dan kreativitas yang dimiliki generasi muda produktif yang tercipta sejak masih kanak-kanak. Padahal, karakteristik yang merupakan mental seorang kewirausahawan tersebut dapat dibentuk sejak anak masih dalam taraf pendidikan. Buku ini merupakan panduan untuk menginternalisasikan jiwa kewirausahaan melalui serangkaian tahapan perkembangan kognitif pada anak. Dirumuskan dan dibukukan berdasarkan serangkaian riset ilmiah yang intens atas pengembangan model Crossectional Cognitive Programming (CCP) yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan generasi muda. Buku ini perlu ditelaah lebih lanjut oleh para psikolog, konselor, pengajar, trainer serta orang tua yang peduli perkembangan jiwa anak dalam keluarga.
Sigmund Freud dalam studi tentang kepribadian mengisyaratkan pentingnya pembentukan struktur kepribadian pada beberapa tahun pertama kehidupan. Dalam banyak hal, masa kanak-kanak merupakan periode kritis pertumbuhan personal. Karena itu, perkembangan emosi anak usia dini serta mengoptimalkannya telah menjadi suatu kajian keilmuan dan studi intens dalam bidang psikologi. Memahami gejala emosi anak mendorong berbagai kalangan pengajar, mahasiswa, keluarga dan orang tua, praktisi di segala bidang kelimuan dan psikolog untuk mengapresiasi kompleksitas kepribadian anak usia dini, dan nilai ilmiah serta praktis teorisasi sistematis tentang kepribadian individu. Kecenderungan terjadinya peningkatan gangguan emosi dan sosial anak usia dini tidak hanya terjadi di negara tertentu, tetapi telah menjadi fenomena global. Melalui buku ini diharapkan pembaca dapat memahami dan menemukan teori perkembangan anak yang memiliki makna pribadi, dan berguna dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini.